Flutter di mulai diperkenalkan pada Mei tahun 2017 yang kembangkan oleh Google. Karena Flutter bersifat Open Source, pengembangannya menjadi lebih cepat. Flutter dapat diinstal di berbagai platform baik windows, mac, dan linux. Sebelum menginstal Flutter, ada beberapa requirement yang harus ada di PC ataupun laptop Anda, diantaranya yaitu:
- Sistem operasi: Windows 7 SP1 or later (64-bit), x86-64 based
- Disk Space: 1.32 GB (tidak termasuk disk space untuk IDE/tools).
- Tools:
- Windows PowerShell 5.0 atau yang modern (ini biasanya telah otomatis ada di Windows 10)
- Git untuk Windows 2.xJika Anda telah memiliki Git pastikan Anda mampu mengerjakan perintah git dari command prompt atau powershell
- Tools:
Jika semua tools sudah terpenuhi silahkan pribadi saja Anda ikuti tindakan cara install Flutter di Android Studio dibawah ini.
1. Mengunduh Flutter SDK
1. Pertama, silahkan Anda buka browser di PC ataupun laptop Anda. Lalu, silahkan Anda buka website resmi Flutter untuk mengunduhnya atau Anda mampu eksklusif klik disini.
2. Saran saya untuk pemula, lebih baik menentukan Futter SDK versi modern (paling atas) dengan tipe Stable Channel. Seperti pada gambar dibawah ini.

3. Tunggu beberapa dikala sampai proses download simpulan.
4. Lalu, kalau proses telah selesai Anda akan mendapatkan file dalam bentuk .rar. Silahkan Anda ekstrak file tersebut dan simpan ke dalam direktori folder yang Anda inginkan. Contohnya aku menyimpannya di folder C:\TI\ biar mudah diakses. Seperti pada gambar dibawah ini. Dan ingat jangan simpan file tersebut di C:\Program Files\.

2. Instalasi Flutter
1. Setelah final mengekstrak dan menyimpan folder Flutter di dalam direktori yang diharapkan, berikutnya Anda harus meng-update path Flutter.
2. Silahkan Anda buka Environment Variables atau Anda ketikkan saja di kolom pencarian Env. Lalu, silahkan klik Environment Variables, seperti pada gambar dibawah ini.

3. Kemudian, silahkan Anda pilih Path kemudian klik Edit. Seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

4. Kemudian, silahkan Anda masukkan Path dari direktori bin pada folder Flutter. Contohnya aku C:\TI\flutter\bin mirip gambar dibawah ini. Lalu, silahkan klik Ok.

5. Kemudian, untuk menganalisa apakah Flutter Anda sudah terinstal dengan baik, silahkan Anda buka Command Prompt. Lalu, ketikkan flutter. Seperti pada gambar dibawah ini.

6. Lalu, tunggu beberapa saat hingga muncul Welcome to Flutter! seperti gambar dibawah ini. Jika timbul pesan error, silahkan Anda cek kembali langkah-langkah yang sebelumnya.

3. Instalasi Flutter di Android Studio
1. Nah, kini silahkan Anda buka aplikasi Android Studio.
2. Lalu, silahkan Anda klik Configure seperti pada gambar dibawah ini.

3. Kemudian, silahkan pilih Plugins.

4. Setelah itu silahkan Anda ketikkan Flutter di kolom penelusuran, mirip pada gambar dibawah ini.

5. Lalu, silahkan klik Search in repositories. Seperti pada gambar dibawah ini.

6. Kemudian, pilih Flutter language dan klik Install.

7. Lalu, akan timbul notification, silahkan Anda klik saja Accept.

8. Lalu, klik Yes.

9. Lalu, tunggu beberapa saat hingga proses akhir.
10. Setelah tamat, silahkan klik Restart Android Studio. Seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

11. Lalu, klik Restart lagi.

12. Tunggu beberapa saat sampai timbul lagi halaman khususnya.
13. Kemudian, silahkan klik Start a new Flutter project. Seperti pada gambar dibawah ini.

14. Lalu, pilih Flutter Application dan klik Next.

15. Lalu, silahkan Anda beri nama project yang Anda inginkan. Nama project hanya boleh menggunakan karakter kecil dan tanpa spasi. Lalu, masukkan juga path dari Flutter SDK Anda dengan klik ikon titik tiga. Dan juga masukkan project location, disarankan nama folder jangan menggunakan spasi. Jika semua telah diisi, silahkan klik Next.

16. Kemudian silahkan Anda tentukan domain aplikasi untuk keperluan penamaan direktori package pada aplikasi Anda. Untuk bagian Platform channel language tidak butuhdiceklis. Lalu, klik Finish.

17. Selesai. Project flutter Anda telah berhasil dibuat.
18. Langkah berikutnya yakni settings Flutter Doctor. Silahkan Anda klik hidangan Tools > Flutter > Flutter Doctor. Seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

19. Lalu, Anda akan melihat pesan yang timbul. Dalam kasus milik aku, issues yang didapat ialah sebagai berikut:

Penyebab issues tersebut adalah:
Android licenses not accepted…. : artinya aku diharuskan menyepakati lisensi (syarat & ketentuan) dari Android terlebih dulu.
Flutter extension not installed (VS Code) : artinya flutter aku belum terinstal di aplikasi VS Code.
No devices available : Tidak ada perangkat ponsel Android yang terhubung ke laptop saya.
NB: Jika Anda menerima issues yang berbeda, silahkan cari dilema solving nya di StackOverflow atau Google.
20. Untuk menanggulangi issues tersebut, silahkan buka tab Terminal, kemudian masuklah ke folder “bin” dalam direktori penyimpanan Flutter SDK Anda. Contoh lokasi flutter bin milik saya ialah C:\TI\flutter\bin. Lalu ketikkan perintah android-licenses mirip pada contoh dalam gambar dibawah ini.

21. Lalu, ketikkan y lalu Enter untuk menyetujui license. Seperti gambar dibawah ini.

22. Ketik y saja sampai timbul All SDK package licenses accepted. Seperti gambar dibawah ini.

23. Kemudian, ketikkan perintah flutter doctor lagi untuk menganalisa apakah issues sudah diperbaiki atau belum.

24. Jika sudah tercentang, maka Anda siap mengawali project gres.

Sekian postingan kali ini yang membicarakan tentang bagaimana cara menginstal Flutter di Android Studio. Semoga berfaedah dan membantu Anda. Terimakasih 🙂





